Sabtu, 22 Oktober 2011

TELUR

Bagian, Fungsi, Ciri, dan Jenis Telur

Gambar Bagian-bagian Telur
Fungsi dari bagian-bagian di atas ialah :
  • Cangkang Telur : Mempunyai banyak pori yang penting untuk pertukaran udara. Di dalam cangkang terdapat selaput tipis, di salah satu ujung telur, selaput tidak menempel pada cangkang sehingga membentuk rongga udara.
  • Rongga Udara : Sebagai sumber oksigen bagi embrio.
  • Albumen (putih telur) : Berfungsi untuk melindungi zigot atau embrio dari goncangan, bahaya lain, dan sebagai cadangan makanan.
  • Kuning Telur : Sebagai persediaan makanan bagi embrio.
  • Kalaza (tali kuning telur) : Berfungsi untuk menahan kuning telur, supaya tetap pada tempatnya dan menjaga embrio agar tetap berada di bagian atas kuning telur.
  • Keping Lembaga : Disebut juga sel embrio, yang akan tumbuh menjadi individu baru.

Jenis-jenis Telur :
a.) Telur Burung Puyuh, ciri-cirinya :
  • Ukurannya kecil.
  • Warna kulitnya bercak-bercak hitam kecoklatan.
  • Kulit kerabangnya tipis, dilapisi lapisan kulit atau membran yang alot, sehingga mudah robek.
b.) Telur Itik / Bebek, ciri-cirinya :
  • Kulitnya berwarna hijau kebiruan, meskipun ada yang berwarna putih.
  • Kulitnya lebih tebal dibandingkan dengan telur ayam.
  • Pemakainnya terbatas, karena berbau amis.
c.) Telur Penyu, ciri-cirinya :
  • Bentuknya bulat seperti bola pingpong.
  • Warnanya kelabu.
  • Kulitnya lunak, tetapi tidak mudah pecah.
  • Banyak terdapat di pinggiran pantai.
d.) Telur Ayam Negri, ciri-cirinya :
  • Bentuknya lonjong.
  • Warna kulitnya kuning kecoklatan.
  • Banyak dihidangkan sebagai lauk-pauk atau hiasan untuk hidangan.
e.) Telur Ayam Kampung, ciri-cirinya :
  • Bentuknya lonjong, ukurannya lebih kecil dari telur ayam negri.
  • Warnanya putih agak kecoklatan.
  • Warna kuning telurnya lebih pekat daripada telur ayam negri.
  • Kuning telurnya biasa digunakan untuk campuran jamu.
f.) Telur Angsa, ciri-cirinya :
  • Bentuknya lonjong dan besar.
  • Warna kulitnya sama dengan telur ayam.
  • Jarang di dapat.

Ciri atau tanda-tanda telur yang baik :
  • Kulitnya tebal, bersih dari bercak kotoran, bercak kapur, cerah, dan agak segar. Pilih telur yang berbentuk bulat telur, yaitu salah satu ujungnya agak runcing dan ujung yang satunya agak tumpul.
  • Terlihat terang bila diteropong dengan sinar lampu atau sinar matahari.
  • Tenggelam apabila dimasukkan ke dalam air biasa.
  • Tidak bersuara apabila digoyang-goyang. 

Cara Menyimpan Telur :
  • Pertama telur dicuci dengan air sampai bersih.
  • Keringkan dengan lap.
  • Simpan dalam lemari pendingin / keranjang telur, atau tempat yang sejuk serta terhindar dari sinar matahari.

Manfaat Telur :
  • Mudah dicerna dan rasanya enak.
  • Banyak terdapat zat-zat makanan, terutama di dalam kuningnya.
  • Dapat dibuat macam-macam makanan atau dapat juga digunakan sebagai penyedap makanan.
  • Dapat dibuat untuk mengentalkan makanan, penghias hidangan, dan pemberi warna.
  • Dapat membuat tubuh kita menjadi lebih segar dan kuat.

Peranan Telur dalam Ragam Olah :
       Telur banyak digunakan sebagai bahan yang dapat membantu dalam pembuatan berbagai macam produk pangan. Karena telur memiliki sifat fungsional, yaitu :
  • Memiliki daya buih / busa dari putihnya.
  • Memiliki daya koagulasi / penggumpalan dari kuningnya.
  • Memiliki daya emulsi dari kuningnya.

Beberapa Tips dalam Mengolah Telur :
  • Untuk mempermudah dalam mengupas telur rebus : Masukkan asam jawa ke dalam air rebusan telur, rebus telur hingga matang, setelah matang angkat dan masukkan ke dalam air dingin.
  • Untuk menghilangkan bau amis dari telur : Sebelum diolah, rendam telur dalam air yang telah diberi kapur sirih selama ± 10 menit. Setelah proses tersebut telur dapat diolah.

Cara membelah telur rebus :
      Gunakanlah benang biasa ketika kita akan membelah telur rebus, lalu lingkarkan telur tersebut dengan benang tadi (posisi melintang, pertemukan kedua ujungnya di atas), setelah itu tarik benang secara perlahan hingga telur terbelah dua.


Membuat telur dadar yang bagus :
      Kocok putih telur secara terpisah dengan kuningnya, kemudian campurkan keduanya dan diaduk rata, tambahkan susu cair / susu biasa, beri garam dan merica. Setelah itu, tuangkan adonan telur tersebut ke dalam wajan dadar, masak di atas api kecil.


Cara agar telur tidak pecah ketika direbus :
      Cuci telur terlebih dahulu, lalu rebus telur tersebut dalam air mendidih yang sudah diberi abu gosok (1/5 dari jumlah air), rebus hingga matang. Cara lain dapat juga dengan melubangi bagian lebar (rongga udara) pada telur dengan menggunakan jarum, sebelum telur tersebut direbus. Setelah telur tadi matang, angkat dan masukkan ke dalam air dingin

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews