Jumat, 21 Oktober 2011

Onggok

Onggok adalah pakan sumber energi yang berasal dari sisa pengolahaan singkong menjadi tepung tapioka. Kandungan pada onggok antara lain :
-         protein kasar          : 2,89%                        – serat kasar     : 14,73%
-         abu                         : 1,21%                        – beta-N           : 80,80%
-         lemak kasar            : 0,38%                        – air                  : 20,31%
Di Lampung timur harga per kg onggok kering asahan adalah Rp. 500/Kg,untuk onggok kering super harganya Rp. 950/kg. Untuk onggok basah asahan harganya sekitar Rp.12.000/karung dan untuk onggok basah super harganya Rp. 14.000/karung. Dalam ransum onggok digunakan sebesar kurang lebih 30%. Sentra penghasil onggok di dunia adalah Indonesia dan untuk sentra penghasil onggok terbesar di Indonesia adalah di daerah Lampung Utara.
Permasalan utama yang ada pada onggok adalah karena onggok memiliki kandungan protein yang rendah sekitar < 15 % dan memiliki kandungan serat kasar yang tinggi. Salah solusi untuk meningkatkan kualitas dari onggok tersebut. Fermentasi dilakukan secara semi padat dengan menggunakan Aspergillus niger secara inokulum dan campuran urea dan ammonium sulfat sebagai sumber nitrogen anorganik.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews