Minggu, 30 Oktober 2011

Beternak Ayam Kampung Secara Intensif

Pada umumnya ayam kampung dipelihara oleh masyarakat secara ala kadarnya dan tidak mempertimbangkan produktivitas dan nilai ekonomis. Hal ini wajar karena sebagian besar memelihara ayam kampung hanya sekedar untuk mengisi waktu luang atau sekedar hobi saja. Alhasil cara pemeliharaan, kebutuhan nutrisi dan perkandangan juga tidak terlalu diperhatikan dengan baik. Cara beternak seperti ini tentu tidak bisa diandalkan jika beternak ayam kampung akan dijadikan sebagai sumber penghasilan keluarga.

Potensi bisnis ayam kampung terutama untuk usaha kecil dan menengah sebenaranya cukup baik, jika dikelola dengan baik dan menerapkan kaidah-kaidah usaha. Keuntungan ekonomi merupakan target utama yang harus dihasilkan. Kepuasan peternak akan ditentukan dengan seberapa banyak nilai ekonomi yang dihasilkan dari peternakan yang dijalankan.
Potensi bisnis ayam kampung meliputi dua hal yaitu untuk pemenuhan daging ayam kampung d